Berberin Hidroklorida
deskripsi1
deskripsi2
Spesifikasi
Butir-butir Tes | Standar |
Berberin Hidroklorida 【633-65-8】 | ≥97,0% berdasarkan HPLC |
Kehilangan berat akibat pengeringan | ≤12,0% |
Residu pada pembakaran | ≤0,2% |
Fitur Utama
Manfaat Multifungsi
Regulasi Metabolisme: Mengaktifkan jalur AMPK untuk mendukung pengelolaan gula darah dan lipid, cocok untuk individu dengan diabetes atau obesitas.
Antimikroba & Antiinflamasi: Menghambat patogen seperti E. coli dan Staphylococcus aureus, membantu mengatasi infeksi saluran pencernaan.
Kesehatan Usus: Mengatur mikrobiota usus, meredakan diare dan gangguan pencernaan.
Asal Alami
Bersumber dari tanaman obat, menggabungkan khasiat tradisional dengan validasi ilmiah.
Kemurnian Tinggi
Proses pemurnian tingkat lanjut memastikan kemurnian ≥98% untuk efektivitas dan stabilitas optimal.
antibakteri spektrum jalan
Terhadap berbagai bakteri Gram-positif dan Gram-negatif (misalnya Shigella, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Streptococcus hemolitik, pneumococcus, basil tifoid, dll.)
Efek farmakologis Green max
Berberin hidroklorida memiliki efek antibakteri spektrum luas, dan mekanisme kerjanya terutama meliputi:
1. Mengganggu metabolisme bakteri: Menghambat proses oksidasi dan dekarboksilasi piruvat, suatu mata rantai perantara dalam metabolisme gula bakteri.
2. Menghambat replikasi DNA bakteri. Mempengaruhi metabolisme asam nukleat bakteri dan mengganggu sintesis materi genetiknya.
3. Kerusakan pada struktur bakteri: Hal ini berdampak merusak pada membran sel bakteri dan memengaruhi fungsi penghalangnya.
4. Anti-inflamasi dan pengaturan imun: Memiliki efek anti-inflamasi tertentu dan dapat meredakan respons inflamasi usus; Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa ia memiliki efek pengaturan pada fungsi imun usus.
5. Bersifat astringen dan antidiare: Memiliki efek astringen pada mukosa usus dan mengurangi sekresi cairan usus.
Dosis & Cara Pemberian
1. Dewasa: 100–300 mg, 2–3 kali sehari setelah makan (konsultasikan dengan dokter untuk dosis yang tepat).
2. Kontraindikasi: Tidak untuk wanita hamil atau pasien dengan ikterus hemolitik; hindari penggunaan bersamaan dengan obat hipoglikemik atau antibiotik (diperlukan pengawasan medis).
Profil Keamanan
Studi klinis menunjukkan efek samping minimal (misalnya, kembung atau sembelit sesekali) pada dosis yang direkomendasikan, tanpa toksisitas hepatorenal. Penggunaan jangka panjang harus disertai pemantauan kesehatan secara berkala.
Silakan kirimkan email kepada saya dan Anda bisa mendapatkan lebih banyak hal yang Anda inginkan.
Informasi produk meliputi Harga, Spesifikasi, MOA, MSDS, Diagram Alur, Detail Pengemasan, Ketentuan Pengiriman, Ketentuan Pembayaran, layanan purna jual, dan sebagainya.
Our experts will solve them in no time.



